5 Tips Mengukur dan Mengetahui Tekanan Angin Ban Mobil


Mengecek tekanan angin ban mobil merupakan salah satu cara agar mobil Anda tetap dalam keadaan prima. Sebelumnya Anda harus mengetahui terlebih dahulu bahwa tekanan pada angin setiap ban itu berbeda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh beban yang dibawa mobil tersebut. 



Jadi, logikanya mobil sedan dan truk yang memiliki bobot yang kosong pasti memiliki tekanan angin  yang berbeda.

Tekanan ban yang terlalu tinggi atau berlebihan dapat mengganggu kenyamanan berkendara karena kondisi ban yang keras sangat sensitif terhadap kondisi jalan yang dilalui. Ban yang keras berpotensi menimbulkan kerusakan pada beberapa bagian dari kendaraan akibat getaran yang terlalu tinggi. Di sisi lain, tekanan ban yang terlalu rendah juga tidak baik karena dapat mempercepat terjadinya keausan pada ban, terutama pada bagian tepi.

Tips Menjaga Tekanan Angin pada Ban Mobil
Tekanan udara yang tidak sesuai menyebabkan kerusakan pada mobil Anda, seperti pemborosan bahan bakar, ban aus yang tidak merata, hingga ban yang meletus. Untuk menghindari hal-hal tersebut maka sangat penting menjaga tekanan angin yang benar. Upayakan untuk memeriksa tekanan angin pada saat mengisi bahan bakar untuk memastikan ban Anda dalam keadaan baik. Adapun beberapa cara menjaga tekanan angin ban mobil di bawah ini.

1.      Cek Beban Mobil
Mengecek beban kendaraan merupakan tips pertama yang sangat penting dalam rangka menjaga tekanan angin ban mobil Anda. Sebisa mungkin jangan hanya berpatokan pada tekanan normal yang disarankan, karena beban kendaraan bisa berubah-ubah. Jika Anda berkendara maksimal empat orang penumpang, mungkin tekanan angin normal sudah cukup. Namun, tidak baik apabila Anda membawa tujuh orang penumpang.

2.      Mencocokkan Load Index dan Tabel
Apabila Anda mengganti ban, maka pencapaian beban maksimum dari ban baru harus disesuaikan dengan ban yang sebelumnya. Untuk melakukan ini maka Anda perlu mengetahui kode load index (indeks beban) dari ban standar yang dulu Anda gunakan, lalu mencocokkannya dengan tabel load index. Setelah ketemu, baru Anda dapat mengetahui berapa tekanan angin yang paling tepat untuk ban kendaraan Anda tersebut.

3.      Melihat Buku Panduan/Manual
Untuk mengetahui tekanan angin yang normal atau standar sebaiknya Anda melihat buku manual kendaraan pada bagian dalam tepi pintu pengemudi. Disana terdapat petunjuk tekanan angin berupa angka. Nah, angka ini ialah PSI terendah yang disarankan produsen saat Anda memompa ban mobil.

4.      Pastikan Kondisi Ban dalam Kondisi Dingin Saat Mengisi Angin
Jika Anda akan melakukan pengisian angin, ada baiknya pastikan dulu kondisi ban dalam keadaan dingin. Karena jika kondisi ban dalam keadaan udara yang masih panas maka pengukurannya mungkin tidak akurat. Sebagai saran, sebaiknya isi angin ban menggunakan nitrogen agar lebih stabil meski suhu udara ban dalam kondisi yang panas. Namun, jangan pernah mencampurkan angin yang berbeda tekanan.

5.      Perhatikan Bentuk Ban
Tips yang paling mudah dalam mengukur tekanan ban ialah menggunakan indra. Caranya perhatikan bentuk ban untuk memperkirakan apakah tekanan angin ban mobil sudah sesuai atau belum. Jika Anda sudah terbiasa melakukan ini, maka Anda akan dapat mengetahui apakah ban memiliki tekanan yang berlebih lewat bentuknya yang terlalu kembung, atau justru kurang lantaran bentuknya yang terlalu mengerut.

Nah, demikianlah beberapa tips dalam mengukur, mengetahui, dan menjaga tekanan angin ban mobil. Pada intinya, upayakan untuk selalu mematuhi panduan dan pedoman yang diberikan produsen dalam hal menjaga ban mobil. Tujuannya tentu agar ban mobil Anda terpelihara dengan baik.

Previous
Next Post »